Mereka Bukannya Bodoh, Hanya Salah Jalur

Karena susah menerima pelajarannya Sylvester ”Rambo” Stallone terpaksa angkat kaki dari kampusnya. Thomas Alfa Edison mengalami nasib serupa, sekolahnya berat menaklukan ’kebodohannya’. Winston Churcill lebih parah, ia sering dikeluarkan dan beberapa kali pindah sekolah! Namun mereka tidak menyerah. Terbukti kemudian Stallone menjadi bintang film laga tersukses, Edison menjadi penemu bola lampu yang legendaris, dan Churcill memimpin Inggris terhindar dari kekalahan Perang Dunia II. Mereka bukan apa-apa dimasa kecil, tapi menemukan dunianya ketika di perjalanan hidupnya, merekalah para aktor yang membungkam opini masa lalu.
Bodoh bukan berarti kalah. Bodoh tidak sama dengan gagal. Pintar pun belum tentu sukses. Seorang yang pintar dalam satu hal mungkin bodoh dalam hal lain. Sebaliknya, ada orang yang disebut bodoh namun pintar dalam hal lain. Jadi bodoh dan pintar hanya tergantung dari cara memandangnya.
Ahmad hobinya bermain bola, tapi nilai sekolahnya selalu dibawah rata-rata temannya. Oke boleh saja dia anak bodoh. Tapi tunggu dulu, itu hanya disekolah saja. Karena di lapangan sepakbola dia adalah murid yang paling pintar! Sebaliknya mungkin Sodikin murid terbaik dikelasnya, tapi bias ternodoh di lapangan, bukan? Jadi siapa yang bodoh dan pintar? Ya, tergantung kita memandangnya…
3 Ilmuwan Bodoh yang Menguntungkan Dunia
Tahu Einstein? Di usia 7 tahun ia belum lagi bias membaca. Gurunya mengambarkan I belajar sebagai orang yang ingatannya lamban, tak bias bergaul dan suka melamun. Bahkan karena kebodohannya, ia dikeluarkan dari sekolah, dan ketika remaja ditolak ketika ia akan masuk ke
Tahu Newton juga, bukan? Masa kecilnya dimulai dari pedesaan Inggris. Prestasinya di sekolah sangatlah buruk. Ia diduga menderita penyakit Asperger Syndrom, salah satu jenis penyakit Autis. Ia pun disekolah tampak tidak bersemangat dan tidak banyak menarik perhatian. Tapi siapa sangka hobina menerawang alam membuatnya juga mampu menggemparkan dunia dengan teori gravitasinya.
Masih ada lagi ilmuwan besar dunia yang kemudian sangat bermanfaat bagi kemanusiaan namun latar belakangnya disebut sebagai orang bodoh. Dialah Thomas Alfa Edison. Karena keluhan gurunya tentang kebodohannya dan mereka terpaksa tidak sanggup mengajari Edison, maka oleh ibunya
Orang Bodoh itu Memimpin Inggris
Winston Churcill saat menhikuti ujian bahasa latin untuk masuk SD, ia hanya mampu menuliskan judul, nama, nomor 1, dan titik! Tapi karena ia termasuk keluarga terpandang yang kaya raya, ia diterima. Namun kebodohannya tidak berubah. Di sekolah, ia sering dihukum karena nilainya yang buruk dan tidak berusaha untuk belajar lebih baik. Ia juga sempat tidak naik kelas di SD tersebut.
Namun kemudian terbukti ia bukan orang bodoh. Pada tahun 1940, ia dilantik menjadi Perdana Menteri Inggris. Ia pun tidak menjadi PM biasa. Ia menjadi PM yang legendaries. Saat itu, Eropa dikuasai penuh oleh ekspansi Jerman yang dipimpin Hitler. Satu per satu daratan Eropa menyerah. Inggris seperti menunggu gilirannya. Tapi ia memimpin rakyat untuk menolak menyerah lewat pidati-pidatonya yang terkenal dan membakar. Selain menjadi pahlawan dan legendaris Inggris, Churchill kemudian dianugerahi gelar kebangsawanan ‘sir’ serta meraih hadiah nobel yang bergengsi.
Lain Churchill lain pula dengan Onassis. Ia adalah raja kapal dari Yunani paling terkenal di abad 20. lading bisnis minyaknya amat menguntungkan. Kekayaannya bertumpuk dan melimpah yang tak akan habis 7 turunan. Saking berkelas hidupnya, ketika ia meninggal, ia banyak membagi-bagikan harta warisan yang dipunyainya. Salah satu cucunya Jackie Onassis, memperoleh warisan hampeir $26milyar! Tapi, tahukah anda bahwa dimasa kecilnya, ia tak hanya murid paling bodoh, tapi juga sebagai biang kerok keonaran. Sehingga beberapa sekolah yang pernah dimasukinya sering dengan senang hati mengeluarkannya dari sekolah. Selain gagal di masa seklah, ia juga gagal dalam ujian masuk perguruan tinggi. Sehingga ia tidak pernah memperoleh ijazah perguruan manapun. Tapi kemudian ia menjadi raja daratan dan lautan, melalui kesuksesan bisnisnya.








0 komentar: